Jadilah Perawi Untuk Indonesia


Anis Matta memberikan motivasi kepada lulusan Pondok Pesantren Husnul Khotimah pada hari Kamis (25/5).

“Menjadi Perawi Masa Depan, karena andalah masa depan itu.”

Masa depan akan menjadi milik anda,  sehingga harus bisa merencakan 20 tahun dari sekarang menjadi orang yang bermanfaat. Orang yang berakal adalah orang yang jauh melihat masa depan dengan berbagai sudut. 

Apa yang dipelajari di pondok dan kampus bisa jadi tidak ada hubungan dengan persoalan yang dihadapi. Namun yang terpenting adalah ADAPTASI dengan lingkungan dan persoalan yang ada. 

Ada dua skill penting untuk bisa beradaptasi, insting survival dan semangat belajar.  Dan keduanya ini menjadi ruh dari pesantren.  

Di pesantren di bangun semangat hidup paling minimal sehingga, insting survival bisa terbangun di kalangan santri.  Diharapkan bisa kuat dalam menghadapi segala persoalan yang akan dihadapi kelak. Semangat belajar tentu ditumbuhkan sekali dalam lingkungan pesantren,  sehingga kedua skill ini bisa didapatkan dan menjadi bekal untuk kehidupan di masa depan. 
Bangunlah dasar hidup anda. Dasar-dasar kehidupan yang baik. Jadilah seperti pohon kelapa. Dimana saja dia akan tahu bagaimana caranya tumbuh menjadi besar. Gak perlu perawatan khusus.

Selamat menjadi Perawi Indonesia

Jakarta,  27 Mei 2017

Kang Dudi

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s