Mengemban Amanah

“Terima saya nikahnya dengan mas kawin dibayar tunai” qabul saya dan penghulu tanya kepada saksi ,”sah?”

Saaaaaaaaaaahhhhhhhhhhhh jawab saksi dan jamaah yang hadir di akad nikah.Detik itu pula tanggungjawab saya bertambah menjadi pemimpin keluarga alias seorang suami. Enam belas tahun yang lalu mengemban sebuah amanah menjadi pemimpin, yang akan dipertanggungjawabkan kelak di hari akhir.
Ucapan saya terima nikah memang gampang diucapkan namun itu hakikatnya merupakan perjanjian yang sangat berat, dijelaskan dalam Quran sebagai Mitsaqan Ghaliza.

Setahun berikutnya lahir Abdullah Syamil, menyempurnakan sebuah keluarga. Dan amanah kembali bertambah menjadi seorang ayah. Abdullah Syamil artinya hamba Allah yang sempurna, merupakan doa kami untuk anak, semoga kelak menjadi seorang hamba Allah yang sempurna keimanannya.

Memang tidak mudah menjadi suami, ayah namun tiap episode harus tetap dilalui sampai kelak menutup mata. Sebagai seorang manusia tentu tidak lepas dari salah.

“Jika ada kesusahan banyak istigfar dan ngeluhnya langsung ke Allah saja” satu pesan yang masih terus diingat dari almarhum Ustadz Lani. Ini menjadi bekala yang sangat bermanfaat sekali dalam mengarungi hidup yang penuh onak dan duri. 

“Yaa Allah ampunin hamba yang lemah ini”

“Saudara Dudi, ingat istri bukan seorang malaikat yang tidak pernah salah, namun seorang manusia yang tidak lepas dari salah. Sehingga terimalah apa adanya dan saling isi kekurang satu dengan lainnya” pesan Ustadz Surahman setelah akad nikah. “Dan jangan sekali kali bawa harta haram ke rumah” pesan yang masih tergiang sampai saat ini.

Alhamdulillah dekat dengan orang orang sholeh sehingga sering diingatkan. Terima kasih atas kesabaran selama enam belas tahun ini mengisi hari hari menuju surga.

Nak, semoga kelak bisa menegakan Islam dalam kehidupan sehari hari. Itu merupakan bekal yang kekal untuk akhirat kelak.
Maaf jika kurang ilmu dalam memimpin.
Ai lap yu pullll semuanya

Jakarta, 11 November 2016

Kang Dudi

Advertisements

2 thoughts on “Mengemban Amanah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s