Push Your Limit

image

Mendapatkan tugas menjadi seorang tOekangpoto dalam acara kemping itu adalah sesuatu banget. Namun dalam beberapa bulan terakhir kondisi fisik sedang melamban. Banyak yang sudah dirasakan sekali. Apakah saya sanggup untuk menunaikan tugas ini dengan baik? Berkecamuk dalam hati ini, berangkat atau tidak berangkat. Belum lagi iuran yang lumayan nilainya.

Bismillah akhirnya saya mendapatkan 1001 alasan untuk bisa berangkat. Pertama panitia dapat subsidi iuran. Kedua walau masih kurang enak badan, tapi harus mencoba untuk berangkat. Kalaupun di sana nanti tidak kuat, setidaknya sudah berusaha sampai batas maksimal, push your limit bro.

Ternyata eh ternyata, kemping kali ini berbeda dari biasanya, kita praktek solo survival. Dan ada perintah tidak boleh berbicara antar sesama peserta. Hanya suara angin dan burung burung yang berkicau di hutan.

Survival itu sebuah cara untuk bisa bertahan hidup di alam. Artinya bagaimana kita bisa mampu bertahan hidup dengan makan dan minum yang ada di hutan. Apa kenyang makan daun pohpohan? Dalam keadaan terpaksa bukan masalah kenyang yang di makan, namun untuk tetap bisa bertahan hidup.

Dalam hutan banyak sekali tumbuhan yang bisa di makan dan di minum, memang perlu pengetahuan yang untuk hal ini. Selain pengetahuan tentu kemauan untuk bisa mencari tumbuhan yang bisa di makan.

Pelajaran yang bisa di ambil adalah bahwa fisik kuat bukan jaminan untuk bisa bertahan di alam bebas. Namun perlu mental lebih untuk belajar bertahan hidup. Kemauan untuk bergerak, push your limit brother

Jakarta, 16 Mei 2016

Kang Dudi

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s