Menulis adalah Membaca

image

Kegiatan menulis akan menjadi sulit dan susah ketika tidak pernah membaca. Modal awal seorang penulis adalah membaca, dengan begitu akan memperkaya bahan pemikiran.
Hari ini saya belajar dari seorang “Pinkan” tentang bagaimana proses kreatif menulis.

Ada tiga tips menarik untul penulis pemula dalam menuangkan ide menjadi sebuah tulisan. Pertama adalah tuangkan tulisan dalam font putih dan background putih. Lho kan ga keliatan tulisan apa. Tulislah semua ide sampai kering dengan font putih tadi. Artinya di proses ini kita jangan menjadi editor. Tulis lah sebagai penulis.
Setelah ide kering, barulah kita coba rubah menjadi font hitam, dan mulai baca lagi dan perbaiki typo, rima, dll. Di proses ini kita baca sebagai editor.
Proses terakhir endapkan dahulu tulisan selama sepekan, setelah itu kita baca lagi dengan peran sebagai pembaca.

Begitulah prosesnya menulis, jangan pernah membuang tulisan tulisan yang pernah kita buat. Suatu saat pasti akan sangat berguna untuk tulisan tulisan kita.

Menulis dan membaca sebuah proses yang berkesinambungan.

Tarimo kasih Uni Pinkan ilmunya

Jakarta, 23 Agustus 2015

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s