Memandang Langit Yang Sama

image

“Meski kau kini jauh di sana
Kita memandang langit yang sama
Jauh di mata namun dekat di hati”

Langit yang kita tatap adalah langit yang sama dimanapun berada. Namun ada yang membedakan di tiap tempat keindahan langit yang sangat indah. Seperti gugusan bima sakti atau lebih di kenal dengan Milky way di beberapa tempat bisa terlihat secara kasat mata. Namun di tempat lain sangat susah mencari posisinya.

Hampir putus asa ketika tau sedang bulan purnama, akan dapat melihat milky way. Karena sinar bulan akan lebih dominan dari bintang sehingga akan menyulitkan melihat secara kasat mata.

Namun sekitar pukul 03 dini hari, terlihat secara jelas milky way di ketinggian Gunung Prau. Akhirnya menembus kedinginan pagi itu untuk berburu milky way. Dinginnya pagi itu sangat menusuk di badan, walau sudah menggunakan jaket tetap terasa dingin.

Serasa menikmati malam berjuta bintang saja. Sungguh sangat indah ciptaan Allah SWT. Walau langit sama namun cerita tentang langit tetap berbeda.

Jakarta, 2 Juni 2015

Advertisements

2 thoughts on “Memandang Langit Yang Sama

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s