Kisah Pelaut

image

Hari ini belajar lagi episode hidup dari seorang pelaut yang saya temui di Pelabuhan Sunda Kelapa Jakarta. Pa Benny (34) yang sedang memgawasi bongkar muat semen yang di bawa dari Batam.
Mulai berlayar usia 17 tahun ikut om, dari sana mulai berlayar. Rute yg sering dilayari Jawa, Sumatra dan Kalimantan.

Duka yang baru diderita kapalnya di rampok karena kandas di wilayah laut antara Palembang dan Lampung. Barang bawaan habis di ambil oleh para perompak. Total kerugian yang harus ditanggungnya kurang lebih 1/2 Milyar rupiah.

“Alhamdulillah saya selamat mas, barang masih bisa diganti” ujarnya ketika ditanya mengenai kerugian yang harus di terimanya akibat di rampok tersebut. Sangat santai sekali melihat peristiwa itu. Namun ketika anak pertamanya meninggal dunia, terasa sempit sekali dunia. Karena ada gangguan di Jantung anaknya meninggal di usia 3 hari. Ini sempat membuat saya stres mas.

image

Banyak sekali pelajaran hidup dari pa Benny ini. Cerita 17 tahun pengalaman berlayar yang sudah dilakoni.

Cerita laut sangat keras sekali.

Jakarta, 15 November 2014

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s