Sekedar Catatan dari CPM 2014

image

Hari ini kembali ikut lomba Canon Photo Marathon di Plaza Selatan Gelora Bung Karno Jakarta. Lomba kali ini diperkirakan 2000 orang yang ikut, terbayang ga gimana 2000 orang bikin foto di tempat sama dan bagus.

Durasi lomba dari mulai hunting dan submit foto kurang lebih satu jam. Tema diberikan pada secara bersamaan kepada peserta. Dengan waktu singkat itu kita harus membuat foto dengan tema yang ditentukan tadi.

Beberapa peserta bahkan sudah mempersiapkan secara matang dalam mengikuti event ini dengan membawa properti pendukung untuk membuat foto yang berbeda dengan peserta lainya.

Tema pertama lomba kali ini adalah “Olahraga Yuk” dengan lokasi GBK akan sangat mudah menemui momen momen berolahraga ini. Tantangan adalah bagaimana foto yang kita buat sangat unik tidak duplikasi.

image

Foto diatas karya Sidqi anak saya yang berusia 9 tahun. Mungkin belum mengerti tentang tema yg diberikan hanya ikutan bapaknya motret. Di lokasi ini sangat banyak sekali fotografer yang membuat foto, bahkan ada beberapa masuk menjadi finalis di katagori pelajar. Foto seperti ini kemungkinan besar terjadj duplikasi, namun jika momennya dapat tentu akan berbeda hasilnya.

Untuk membuat foto dengan tekanan seperti ini bisa dilatih dengan sering motret, dengan catatan motret yang terstruktur tidak sekedar asal jepret.

Di akhir lomba ada mini workshop dari Justin Nott seorang fotografer Internasional, bila motret mikir dulu jangan asal jepret. Kenapa harus mikir karena kita harus tahu yang akan kita lakukan dan sampaikan kepada audiens. Foto kita akan menyampaikan pesan apa kepada yang melihatnya.

Ada Quotenya : photo BAGUS Tapi TANPA EMOSI, akan menjadi  photo bagus biasa. Photo itu tetal jadi photo bagus, namun cuma sebentar saja di ingat orang cenderung mudah dilupakan.

Photo BAGUS yang terdapat EMOSI didalamnya,  akan menjadi photo bagus yang akan  terus terkenang secara lebih lama.

Mengikuti lomba ini, sangat bermanfaat sekali terutama dalam memacu kreatifitas kita untuk membuat foto yang bagus dalam waktu terbatas. Kata mas Misbachul Munir aka MM, kenapa mesti malu kalah dalam lomba, toh yang kalah ribuan orang yang menang 1 orang.

Membuat photo yang bagus merupakan sebuah proses panjang tidak serta merta langsung bisa menghasilkan photo bagus. Ada prosesnya, yang menjadi juara umum di CPM kali ini adalah Endang Tonari, menurut teman-teman beliau memang orang yang tekun dan bekerja keras untuk membuat photo bagus. Untuk CPM kali ini bahkan harus pushup karena di tilang polisi untuk membuat fotonya. Proses yang matang untuk membuat foto dengan perjuangan yang berbeda dengan peserta lain ……

image

Pelajaran yang dapat dipetik adalah proses membuat sebuah photo bagus memerlukan kesabaran dan ketekunan.

Jakarta, 25 Oktober 2014

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s