Teater Membawa Hidayah

image

Menyaksikan Gladi Resik pentas Penghuni Kapal Selam di Gedung Kesenian Jakarta (20/10), menarik salah satu aktor pendukung yang berperan sebagai juru runding dalam pentas ini. Siapa tak kenal Risdo, selain bermain teater juga sering bermain di seri FTV di stasiun televisi.

Menarik perjalanannya di teater Kanvas ini. Sewaktu masih kuliah di IKJ jurusan teater Risdo sudah bermain bersama teater kanvas dalam beberapa produksi.

image

Seiring berjalannya waktu, Teater Kanvas mulai memposisikan diri sebagai teater yang islami.Saat itu Risdo pun mulai menjaga jarak dengan Kanvas karena masalah aqidah yang dianutnya berbeda dengan Positioning Kanvas yang menjurus ke Teater Islam.

Sewaktu Teater Kanvas produksi “Intifadhah” di tahun 1995 yang kental dengan nuansa Islam dan bahkan penonton ikhwan dan akhwat dipisah. Membuat Risdo berpikir, ini teater apa kok sampai begini dan makin menjauh dari Kanvas. Selain itu juga mulai aktif dengan dunia sinetron

image

Hidayah itu datang kepada Risdo, menjadi seorang mualaf. Akhirnya Risdo kembali memperkuat Kanvas dalam pentas ini. Bila dilihat secara ekonomis sangat jauh dibandingkan dengan satu episode sinetron, namun ada kepuasan tersendiri ketika bermain teater yang tidak didapatkan dari sinetron.

image

Kanvas memang berbeda dengan yang lain, sehingga saya bisa kembali bermain untuk Kanvas.

Bravo dunia teater Indonesia

Jakarta. 22 oktober 2014

Advertisements

One thought on “Teater Membawa Hidayah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s