Pak Dul Sang Relawan

Pak DulBanjir yang melanda Jakarta pekan kemarin banyak sekali menyisakan cerita. Baik itu cerita tentang banjir ataupun kegiatan diseputar banjir itu sendiri. Relawan muncul dimana-mana untuk membantu korban banjir dalam penanganan tanggap darurat bencana.

Hari ini saya bertemu dengan seorang relwan yang hebat menurut saya, beliau biasa di panggil Pak Dul oleh teman-temannya. Nama lengkap beliau Abdullah (71). Mulai menjejak kaki di jakarta sekitara tahun 1969 karena pekerjaan beliau di bidang pelayaran, bulak balik Makasar Jakarta menjadi kegiatan rutin. Setelah berkeluarga akhirnya menetap di Jakarta tepatnya di muara baru Penjaringan jakarta utara.

Hari Kamis 17/1 rumah Pak Dul kebanjiran juga, namun sejak Senin sudah aktif membantu di Posko PKS sebagai relawan. Walaupun rumah kebanjiran semangat untuk membantu dan berbagi salut untuk diteladani. Hari ini saya melihat beliau sedang menjaga logistik untuk para korban banjir. Walau sudah sepuh namun masih tampak segar sekali dari cara beliau berbicara masih menampakan semangat. Tidak kalah dengan anak muda.Pak Dul

Menjadi relawan adalah sebuah kebahagian untuk dapat berbagi dengan sesama. Semoga cerita ini dapat menginspirasi bagi kaum muda Indonesia, berbagai tidak mengenal waktu dan usia.

Jakarta, 24 januari 2013

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s