Tidak Sekedar Mencoret

Mural, Jakarta MuralBertambah lagi ilmu hari ini tentang grafiti atau mural. Ternyata tidak sekedar mencoretkan pilok ke tembok, namun bisa juga menjadi sarana penyampaian suatu pesan. Mural sifatnya lebih luas dari grafiti yang hanya menekankan kepada isi tulisan dari pesan yang disemprotkan. Mural lebih bebas dari grafiti bentuknya mau tulisan ataupun gambar bebas yang penting media penyampaiannya melalui tembok atau permukaan yang luas.

Seniman mural dari Jerman dan Jakarta berkolaborasi membuat karya di bawah kolong Jembatan Jalan Blora  Jakarta Pusat. Melihat proses pengerjaan proyek ini, mereka begitu serius membuat karya. Disela-sela pengerjaan terkadang mereka berdiskusi sebelum menyemprotkan cat mereka ke tembok. Dan mengerjakan sebuah karya tidak lebih dari satu jam selesai.

Pilox, piloks, mural
Alat utama untuk melakukan mural

Piloks atau cat semprot sebagai alat utama yang menunjang dalam mengerjakan Mural atau grafiti

Mata Piloks
Mata Piloks berbeda untuk jenis semprotan

T

Buat semprotan yang berbeda
Buat semprotan yang berbeda
warna-warna yang membuat ceria
warna-warna yang membuat ceria
Disela pengerjaan
Disela pengerjaan
Sepatu dilapis biar ga kena semprot
Sepatu dilapis biar ga kena semprot
menunggu dipakai
menunggu dipakai
biar hasilnya halus disemprot ke atas
biar hasilnya halus disemprot ke atas
mencontek gambar
mencontek gambar

Jakarta, 2 Desember 2012

Dudi Iskandar

Advertisements

2 thoughts on “Tidak Sekedar Mencoret

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s