Kang Hari dan Cepot

Di hari terakhir liburan anak sekolah menyempatkan diri untuk ke Car Free Day (CFD) di Dago Bandung. Di tengah keriuhan CFD dengan berbagai macam acara yang digelar ini, saya melihat sesosok pedagang asong yang menjual wayang Cepot. Dengan ikat khas Jawa Barat Kang Hari (61) menjajakan wayang Cepot ke semua pengunjung yang ada di CFD ini. Walau usia sudah memasuki kepala 6 namun perawakannya terlihat segar dalam menjalankan aktifitas.

sedang beraksi

Bapak dari 4 (empat) orang anak ini bercerita sudah hampir satu tahun menjajakan wayang cepot ini di daerah Gasibu dan sekitarnya hanya hari minggu saja di CFD. Dari obrolannya terlihat begitu santai dalam menjalani hidup, ke-emapt putranya sudah kuliah semua yang bungsu tahun ini masuk Politeknik. “Rejeki tidak akan salah pintu” demikian ujarnya

Memang sangat melelahkan kerja seperti ini namun rejeki tetap harus berikhitar, sehari bisa laku anara 20 -30 wayang Cepot dengan berbagai ukuran. Terkadang jengkel juga dengan pembeli yang nawar dengan seenaknya.

Kang Hari aja bisa, apalagi kita……

ayo kita action untuk menjemput rejeki yang telah Allah janjikan

Jakarta, 11 Juli 2011

Dudi Iskandar

Advertisements

4 thoughts on “Kang Hari dan Cepot

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s