Kang Sholeh dan Mbah Arjo

Kang Sholeh dan Mbah Arjo

Seorang relawan dari Bekasi, Kang Sholeh sedang menemani mbah Arjo di Stadion Maguwoharjo Jogjakarta. Mbah Arjo terlihat murung di barak pengungsian, karena tidak ada sanak saudara yang menemani. Terpisah saat evakuasi letusan tanggal 5 November 2010.

Walaupun ada kendala bahasa, namun menghibur pengungsi dapat dilakukan dengan menggunakan bahasa tubuh bahkan bahasa tarzan. Dengan segala keterbatasan bahasa yang ada, Kang Sholeh tetap bisa menghibur mbah Arjo. Indahnya berbagi.

Jakarta, 19 Novmber 2010

Dudi Iskandar

Advertisements

5 thoughts on “Kang Sholeh dan Mbah Arjo

  1. tapi kendala bahasa itu tidak menghalangi untuk berbagi, mendengarkan curhat menjadi bagian penting. Dengan begitu Mbah Arjo terbantu untuk menyalurkan apa yang ada di pikirannya.

  2. hihihi jadi inget waktu mbahku curhat
    aku cuma bisa jawab “enjeh.. enjeh..” padahal ngga ngerti wakakaka..
    abis bahasanya alus banget terus ngomongnya cepet pula 😀

  3. kang Sholeh dari Bekasi memang suka berbagi, Saya pernah dibagi kopi radix terus dibekam pula oleh beliau….haturnuhun Kang Sholeh, haturnuhun Kang Dudi, saya jadi inget lagi..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s