Ketika Itu….

Sebelum dan Sesudah Letusan1 November 2010
Ketika menuju Jalan Kali Urang KM14, kami melihat merapi bgitu indah sekali terlihat jelas tanpa diselimuti kabut yang biasanya tebal menutupinya. Namun di pagi ini Merapi begitu terihat Indah dengan langit birunya menghiasi pemandangan pagi itu.

Saya bersama Hafiez ketika menemukan spot yang bagus berhenti sejenak untuk mengabadikan keindahan Merapi pagi ini. Setelah puas kami melanjutkan perjalanan menuju KM 14 untuk mengembalikan mobil sewaan.

Setelah administrasi beres tim kami lengkap kembali dan menyusuri Jalan Kali urang KM 14 menuju dusun Pojok ke Posko DPC Pakem.  Sambil menyusuri jalan, kami tetap memotret setiap momen yang terjadi pada saat itu terutama keadaan Merapi. Sekitar Pukul 9.20 kami beristirahat di sebuah warung di dusun Degolan sambil menunggu jemputan menuju posko.

Menikmati panganan kecil di warung, sambil ngobrol denga pemiliknya. Jogja memang penuh keramahan dan ritme hidup yang sangat pelan sekali dibandingkan dengan kehidupan di Ibukota. Setiap bertemu dengan orang pasti bertegur sapa.

Alhamdulillah jemputan dari posko sudah ada dan kamipun melanjutkan perjalanan dengan menggunakan mobil. Baru beberapa saat di mobil saya menoleh ke sisi kanan…. “Allahu Akbar” teriak saya

Asap dan Awan hitam sudah membumbung tinggi di angkasa, merapi kembali memuntahkan isinya. Tidak terdengar letusan dan terasa gempa ketika kejadian ini terjadi. Saya merinding melihat kejadian ini, kamipun berhamburan keluar mobil untuk memotret kejadian ini.

Jakarta, 7 November 2010

Dudi Iskandar

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s